DPRD Bandung Dorong Bansos Ciptakan Kemandirian untuk Warga

 

Anggota Komisi I DPRD Kota
Bandung, Ahmad Rahmat Purnama, menyoroti fenomena ketergantungan bantuan sosial
(bansos) yang dinilai belum efektif memutus mata rantai kemiskinan. Sorotan tersebut muncul menyusul masih adanya persoalan terkait pemerataan
penyaluran bansos bagi warga Kota Bandung.

Ahmad pun mendorong Dinas Sosial
(Dinsos) Kota Bandung untuk melakukan evaluasi berkala terhadap program
pengentasan kemiskinan. Langkah ini dinilai penting agar program pemerintah
tidak menciptakan masyarakat yang memiliki ketergantungan pada bansos.

Ahmad Rahmat Purnama

“Ya, kita dorong Dinsos
untuk melakukan evaluasi secara berkala, agar program pengentasan kemiskinan
tidak menciptakan masyarakat yang ketergantungan pada bansos, namun menciptakan
kemandirian ekonomi pada masyarakat,” katanya, Senin (8/6/2026).

Ia menambahkan, konsep bantuan
seharusnya menjadi sarana pemberdayaan yang dirancang untuk memandirikan warga
kurang mampu secara berkelanjutan.

“Pada dasarnya konsep
bantuan dirancang untuk memandirikan masyarakat kurang mampu sehingga mereka
bisa berdaya dan mampu secara berkelanjutan, bukan menjadikan masyarakat
ketergantungan dengan bansos,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dihimpun
Dinas Sosial, alokasi dana dari APBD maupun APBN saat ini baru mampu mencakup
kurang dari setengah total warga miskin di Kota Bandung. Tercatat, masih ada
sekitar 60 persen warga rentan yang membutuhkan bantuan.


Posted

in

by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *